Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan Times salah mengartikan anggota pasukan pertahanan teritorial Ukraina sebagai warga negara biasa.

MOSKOW, 24 Januari. /TASS/. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada hari Selasa mengatakan Times salah menggambarkan seorang anggota pasukan pertahanan teritorial Ukraina sebagai warga negara biasa ketika surat kabar itu menerbitkan foto dia memegang senapan.

Zakharova merujuk pada sebuah cerita oleh surat kabar Inggris Times yang mengatakan wanita itu, yang difoto memegang senapan Z-15 dan diidentifikasi sebagai warga biasa yang siap untuk mencabut agresi Rusia.

Mariana Zhaglo sebenarnya adalah anggota pasukan pertahanan teritorial Ukraina, kata Zakharova di Telegram. Seragamnya Inggris, kata Zakharova.

“Cerita palsu lainnya tentang militan yang propaganda Barat berubah menjadi ‘pejuang kebebasan’ anti-Rusia,” kata diplomat itu.

Undang-undang Ukraina pada 1 Januari 2022 menjadikan pasukan pertahanan teritorial sebagai bagian dari angkatan bersenjata negara itu. Undang-undang mengatakan pasukan pertahanan teritorial akan dikerahkan ke daerah-daerah di luar permusuhan, kecuali jika presiden mengarahkan mereka untuk melakukan misi lain. Siapa pun yang berusia 18 hingga 60 tahun, terlepas dari jenis kelamin dan pengalaman militer, dapat bergabung dengan pasukan. Pasukan mendapatkan pelatihan di luar jam kerja.