renungkanlah 2

“Barang siapa yang mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya”

ﻣﻦ ﻋﺮﻑ ﻧﻔﺴﻪ ﻓﻘﺪ ﻋﺮﻑ ﺭﺑﻪ

“Man ‘Arafa Nafsahu Faqad ‘Arafa Rabbahu”

Dalam keadaan sakratul maut, Si Fulan tiba-tiba merasa dirinya berada di depan sebuah pintu gerbang langit. Dan diketuknya pintu gerbang langit.

“Siapa di situ?” ada suara dari dalam.
Lalu Si Fulan menjawab, “Saya, Tuan.”
“Siapa kamu?”
“Fulan, Tuan.”
“Apakah itu namamu?”
“Benar, Tuan.”
“Aku tidak bertanya namamu. Aku bertanya siapa kamu?”
“Saya Fulan Bin Fulan”
“Aku tidak bertanya kamu anak siapa. Aku
bertanya siapa kamu?”
“Saya seorang Pejuang”
“Aku tidak menanyakan pekerjaanmu. Aku
bertanya siapa kamu?”
“Saya seorang Muslim, pengikut Rasulullah SAW.”
“Aku tidak menanyakan agamamu.
Aku bertanya siapa kamu?”
“Saya ini manusia. Saya setiap hari sholat lima waktu dan saya suka kasih sedekah. Setiap Ramadhon saya juga puasa dan bayar zakat.”
“Aku tidak menanyakan jenismu, atau (amal
ibadah) perbuatanmu. Aku bertanya siapa kamu?”
Fulan tidak bisa menjawab. Ia berbalik dari pintu gerbang langit, gagal masuk kedalamnya karena tidak mengenal siapa dirinya.