Cara Mudah Menghilangkan Pestisida Dari Buah dan Sayuran Anda

Tahukah Anda bahwa 65% sampel produk yang dianalisis oleh Departemen Pertanian positif mengandung residu pestisida? Kecuali Anda membeli makanan organik bersertifikat, kemungkinan besar Anda mengonsumsi sejumlah besar bahan kimia dengan setiap porsi sayuran ‘sehat’ Anda.

Environmental Working Group (EWG) mencoba menginformasikan kepada publik tentang tingkat paparan bahan kimia beracun yang sering ditemukan dalam produk segar kami. Mereka menerbitkan daftar tahunan buah-buahan dan sayuran yang paling dan paling tidak terkontaminasi , yang disebut daftar ‘Dirty Dozen’ dan ‘Clean Fifteen’.

Apel, stroberi, anggur, seledri, persik, bayam, paprika manis, nektarin impor, mentimun, tomat ceri, kacang polong impor, dan kentang semuanya ada dalam daftar Kotor EWG.

Anda harus berhati-hati saat mengonsumsi produk ini, karena mengandung sejumlah residu pestisida yang berbeda dan memiliki konsentrasi pestisida yang tinggi dibandingkan produk lainnya.

Buah dan sayuran terbersih, yang paling tidak mengandung pestisida, termasuk alpukat, jagung manis, nanas, kubis, kacang manis beku, bawang, asparagus, mangga, pepaya, kiwi, terong, jeruk bali, melon, kembang kol dan ubi jalar. Alpukat adalah yang paling bersih, dengan hanya 1% yang menunjukkan pestisida yang terdeteksi 

Bagaimana Agar Buah dan Sayur Lebih Aman Dikonsumsi?

Gunakan Cuka dan Air untuk mencuci pestisida dan bahan kimia

Ada trik sederhana dan murah yang dapat membantu Anda menyingkirkan bahan kimia jahat itu. Anda cukup mencuci produk segar Anda dengan cuka putih suling dan larutan air.

Gayle Povis Alleman, ahli gizi terdaftar, menyarankan merendam sayuran dan buah-buahan Anda dalam larutan cuka 10% hingga 90% air. Buat campurannya, dan biarkan produk selama 15 hingga 20 menit. Saat Anda mengeluarkannya, Anda akan melihat bahwa air yang tertinggal di mangkuk itu kotor dan mungkin mengandung sedikit kotoran. Bilas buah dan sayuran dengan air tawar, lalu nikmati produk pembersih Anda.

Metode ini tidak boleh digunakan pada buah yang rapuh, seperti beri, karena memiliki kulit yang sangat keropos dan mungkin rusak serta terlalu banyak direndam dalam cuka. Dengan buah-buahan lain, seharusnya tidak ada aroma cuka yang tersisa. Jika mau, Anda juga bisa menggunakan jus lemon.

Air dan garam juga membantu

Menurut Pusat Sains dan Lingkungan (CSE), juga membantu mencuci buah dan sayuran dengan 2% air garam. Ini akan menghilangkan sebagian besar residu pestisida kontak yang biasanya muncul di permukaan.

Dalam sebuah studi ilmiah , peneliti mencuci kubis selama 20 menit dalam cuka, larutan air garam, atau air keran untuk menghilangkan konsentrasi residu pestisida. Para peneliti menemukan bahwa larutan cuka dan air garam secara signifikan lebih baik daripada air keran dalam menghilangkan pestisida dari kubis.

Mereka menemukan bahwa larutan air garam 10% adalah yang paling efektif, dan jauh lebih baik daripada mencuci dengan air biasa.

Soda kue dan air bisa menjadi metode mencuci yang paling efektif

Sebuah studi baru dari The University of Massachusetts, Amherst , menyarankan metode lain yang mungkin juga efektif dalam menghilangkan pestisida dari produk: merendamnya dalam larutan soda kue dan air.

Studi tersebut memeriksa efektivitas agen pencuci komersial dan buatan sendiri dalam menghilangkan residu pestisida dari apel. Ditemukan bahwa metode soda kue lebih efektif dalam menghilangkan residu pestisida permukaan pada apel daripada air keran dan pemutih.

Para peneliti menyebutkan bahwa metode pencucian pasca panen standar (menggunakan larutan pemutih Clorox selama 2 menit) kurang efektif dibandingkan dengan soda kue dan air . 

Namun, para peneliti menemukan bahwa metode baking soda tidak sepenuhnya efektif dalam menghilangkan pestisida yang telah merambah ke dalam kulit apel. Mereka menemukan bahwa efektivitas metode ini berkurang ketika pestisida menembus lebih dalam ke dalam buah. Para peneliti menyimpulkan bahwa mencuci apel dengan larutan soda kue dapat mengurangi pestisida sebagian besar dari permukaan apel.

Produk Pencucian – Sedikit tips

Secara umum, Anda harus berhati-hati saat mencuci buah dan sayuran, karena bahan kimia dapat tertinggal di celah-celah yang sulit dicuci.

Pusat Sains dan Lingkungan mengklaim bahwa jika dilakukan dengan rajin, mencuci dengan air dingin seharusnya dapat menghilangkan 70% hingga 80% dari semua pestisida.

Penting untuk menginvestasikan waktu dalam menyiapkan makanan Anda, karena Anda tidak ingin berakhir dengan mengonsumsi sebagian racun dengan camilan Anda. American Academy of Pediatrics mengeluarkan laporan ilmiah penting pada tahun 2012 yang mengatakan bahwa anak-anak memiliki kerentanan unik terhadap potensi toksisitas residu pestisida. Dengan mencuci makanan Anda dengan hati-hati, Anda melindungi kesehatan seluruh keluarga Anda.

healthyandnaturalworld.com