Ayat As-Syifa

۞ Ayat As-Syifa ۞

(ayat penyembuhan untuk segala jenis penyakit)

وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ

Wa yasfi shuduuro qoumin mu’miniina
Dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. (QS 9:14)

وَشِفَاءٌ لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى

Wa syifaul limaa fii sh-shuduuri wa hudan
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu
dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada. (Yunus, 10:57)

يخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَآءٌ لِلنَّاسِ

Yakhruju min buthuuniha syaroobun mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaun lin-naas
Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya
di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. (an-Nahl, 16:69)

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Wa nunazzilu minal qurani ma huwa syifaun wa rohmatun lil-mu’miniin
Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar
dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (an-Najm, 17:82)

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

Wa idza maridtu fahuwa yashfiini
Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku
(ash-Shu`ara, 26:80) (Suatu permohonan Nabi Ibrahim as)

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَآءٌ

Qul huwa lil-ladhiina amanuu hudan wa shifaun
Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin.(al-Fussilat, 41:44)

Apabila penderita hafal dengan ayat diatas maka lafalkanlah sebanyak-banyaknya ketika sakit. Apabila tidak bisa melafalkan dikarenakan suatu kondisi maka Alternatif yang lain adalah, Ayat diatas harus ditulis dengan tinta zafaron pada suatu piring, kemudian dibasuh pada air untuk diminum si penderita. Alternatif lainnya lagi, harus ditulis pada kertas dan penderita menggunakannya sebagai jimat. Insya Allah Dia akan segera sembuh apabila sakitnya benar-benar sakit yang alami atau natural.