5 Padatan Platonis

2.500 tahun yang lalu, Pythagoras, yang hidup sezaman dengan Buddha, menduga bahwa semua struktur atom didasarkan pada 5 bentuk sederhana dan unik, dalam cara mereka bersarang, satu di dalam yang lain, seperti Boneka Rusia. Faktanya, Buddha telah dicatat, selama salah satu meditasinya yang mendalam, menggambarkan atom sebagai 8 sisi, yang kemudian dikenal sebagai “Acta Kalapas” yang berarti “8 Atom” yang cocok dengan 8 sudut Kubus.

Hanya ada 5 kemungkinan bentuk di alam semesta ciptaan yang didefinisikan Pythagoras sebagai Padatan Platonis.

Padatan Platonis harus mematuhi 3 kondisi berikut:

1 – Bentuknya harus pas di dalam bola yaitu: semua sudut atau simpul menyentuh bagian dalam bola.
2 – Bentuk harus memiliki semua wajah atau poligon yang sama (misalnya, segitiga atau bujur sangkar atau segi lima atau segi enam dll) sehingga semua sudutnya sama.
3 – Bentuk harus memiliki setiap panjang tepi yang sama.

5 bentuk tersebut adalah:
1 – Tetrahedron (4 segitiga, 6 simpul, 6 tepi)
2 – Kubus (6 kotak, 8 simpul, 12 tepi)
3 – Octahedron (8 Segitiga, 6 simpul, 12 tepi)
4 – Icosahedron (20 segitiga, 30 simpul, 20 tepi
5 – Dodecahedron (12 Pentagon, 20 simpul, 30 tepi)

Lima Padatan Platonis ini juga ada di dunia biologis. Mereka ada sebagai plankton bersel tunggal yang disebut Radiolaria, yang ketika sekarat meninggalkan kerangka luar dalam bentuk yang tepat dari 5 Padatan ini.

unsur padatan platonis

Unsur-unsur Padatan Platonis

5 Elemen Api, Bumi, Udara, Air dan Eter,
yang terakhir atau Elemen ke-5 yang secara alkimia menggabungkan 4,
berhubungan dengan 5 dan hanya 5 Padatan Platonis,
bentuk poligonal unik yang pas di dalam bola,
memiliki sisi, wajah, dan sudut yang sama.
Akademi 108 menjadikannya prioritas untuk mendidik orang-orang tentang
pentingnya pengetahuan Pythagoras yang hilang ini,
bentuk-bentuk ini menyimpan memori dari semua yang dulu, sedang, dan akan terjadi.

Sumber: jain108academy.com